
Informasi Terkini Gempa Bumi di Bali
Pada hari Minggu, 4 Januari 2026 pukul 05.47 WIB, terjadi gempa bumi dengan kekuatan magnitudo 4,5 di wilayah timur laut Buleleng, Bali. Lokasi pusat gempa berada pada koordinat 6.76 LS – 115.41 BT, dengan kedalaman sekitar 118 km. Gempa ini terletak sejauh 154 km dari Buleleng.
Gempa yang terjadi tersebut telah dirilis oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), lembaga pemerintah non-kementerian yang bertugas mengamati dan menganalisis cuaca, iklim, serta geofisika seperti gempa bumi dan tsunami. BMKG menyampaikan informasi ini melalui kanal resmi mereka, termasuk akun x @infoBMKG.
Buleleng merupakan salah satu kabupaten di Provinsi Bali, yang terletak di bagian utara Pulau Bali dengan ibu kota di Singaraja. Jarak antara Singaraja dan Denpasar, ibu kota Bali, berkisar antara 83–105 km, dengan waktu tempuh darat sekitar 2–3 jam, tergantung rute dan kondisi lalu lintas.
Magnitudo gempa adalah ukuran besarnya energi yang dilepaskan oleh sumber gempa di dalam bumi, yang dihitung secara ilmiah menggunakan alat pencatat getaran bumi yang disebut seismograf. Dalam kasus ini, gempa bumi terjadi sekitar pukul 05:47:34 WIB pagi.
BMKG juga memberikan informasi tambahan bahwa lokasi gempa berada di titik koordinat 6.76 LS dan 115.41 BT. Pusat gempa terletak 154 km di timur laut Buleleng, dengan kedalaman 118 km. Informasi lengkap tentang gempa dapat dilihat melalui laman resmi BMKG di x @infoBMKG.
BMKG juga menulis pesan peringatan:
"#Gempa Mag:4.5, 04-Jan-2026 05:47:34WIB, Lok:6.76LS, 115.41BT (154 km TimurLaut BULELENG-BALI), Kedlmn:118 Km #BMKG
Disclaimer: Informasi ini mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data."
Langkah-Langkah yang Harus Dilakukan Sebelum, Saat, dan Setelah Gempa Bumi
Sebelum Terjadi Gempa Bumi
A. Kunci Utama
- Mengenali apa yang disebut gempa bumi;
- Memastikan struktur dan letak rumah Anda aman dari bahaya gempa bumi seperti longsor atau liquefaction;
- Mengevaluasi dan merenovasi bangunan agar lebih tahan gempa.
B. Kenali Lingkungan Tempat Kerja
- Mengetahui posisi pintu, lift, dan tangga darurat untuk berlindung saat gempa;
- Belajar melakukan Pertolongan Pertama pada Kecelakaan (P3K);
- Mengenal cara menggunakan alat pemadam kebakaran;
- Menyimpan nomor telepon penting yang bisa dihubungi saat gempa.
C. Persiapan Rutin di Tempat Tinggal dan Bekerja
- Meletakkan perabotan seperti lemari dan cabinet pada dinding agar tidak jatuh saat gempa;
- Menyimpan bahan mudah terbakar di tempat yang aman;
- Mematikan air, gas, dan listrik jika tidak digunakan.
D. Mencegah Bahaya dari Material yang Jatuh
- Menyimpan benda berat di bagian bawah;
- Memeriksa stabilitas benda yang tergantung seperti lampu.
E. Alat yang Harus Ada di Setiap Tempat
- Kotak P3K;
- Senter/lampu baterai;
- Radio;
- Makanan suplemen dan air.
Saat Terjadi Gempa Bumi
A. Jika Berada di Dalam Bangunan
- Melindungi kepala dan tubuh dari reruntuhan dengan bersembunyi di bawah meja;
- Mencari tempat yang paling aman;
- Keluar dari bangunan jika memungkinkan.
B. Jika Berada di Luar Bangunan atau Area Terbuka
- Menghindari bangunan, tiang listrik, dan pohon di sekitar;
- Memperhatikan tanah untuk menghindari rekahan.
C. Jika Sedang Mengendarai Mobil
- Keluar dari mobil dan menjauh dari kemungkinan pergeseran atau kebakaran;
- Lakukan langkah B.
D. Jika Berada di Pantai
- Jauhi pantai untuk menghindari bahaya tsunami.
E. Jika Tinggal di Daerah Pegunungan
- Hindari daerah yang rentan longsoran.
Setelah Terjadi Gempa Bumi
A. Jika Berada di Dalam Bangunan
- Keluar dari bangunan dengan tertib;
- Tidak menggunakan lift atau tangga berjalan;
- Memeriksa korban dan melakukan P3K;
- Menelepon atau meminta pertolongan jika ada luka parah.
B. Periksa Lingkungan Sekitar
- Memeriksa apakah ada kebakaran;
- Memeriksa kebocoran gas;
- Memeriksa hubungan arus pendek listrik;
- Memeriksa aliran air dan pipa;
- Memastikan tidak ada hal-hal berbahaya.
C. Jangan Masuk Bangunan yang Terkena Gempa
- Karena masih ada risiko reruntuhan.
D. Jangan Berjalan di Area Sekitar Gempa
- Kemungkinan ada bahaya susulan.
E. Dengarkan Informasi
- Dengarkan radio untuk informasi gempa susulan;
- Jangan percaya isu atau berita yang tidak jelas sumbernya.
F. Isi Angket yang Diberikan Instansi Terkait
- Untuk mengetahui tingkat kerusakan.
G. Jangan Panik dan Berdoa
- Selalu berdoa kepada Tuhan YME demi keselamatan kita semua.