Gempa Guncang Yogyakarta Pagi Ini, 20 Januari 2026

Erlita Irmania
0
Gempa Guncang Yogyakarta Pagi Ini, 20 Januari 2026
Ringkasan Berita:
  • Gempa bumi guncang DIY.
  • Peristiwa itu terjadi pada hari Selasa, 20 Januari 2026.
  • Titik guncangan berada pada kedalaman 28 km.

Erfa News- Belum lama ini terjadi gempa bumi di Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Data yang diperoleh, gempa bumi dengan kekuatan 2,1 SR terjadi pada Selasa, 20 Januari 2026.

Gempa terbaru memiliki kekuatan 2,1 SR yang terjadi pada pukul 10:33:34 Wita.

Titik lokasi gempa berada pada koordinat 8,26 LS dan 110,31 BT.

Letak gempa terletak pada kedalaman 28 km.

Bantul merupakan sebuah daerah kabupaten yang berada di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, Indonesia.

Ibu kota wilayahnya adalah Kapanewon Bantul. Di akhir tahun 2024, jumlah penduduk Bantul mencapai 980.269 orang.

#Gempa Mag:2.1, 20-Jan-2026 09:33:34 WIB, Lok:8.26LS, 110.31BT (40 km BaratDaya BANTUL-DIY), Kedlmn:28 Km #BMKG

Berikut ini adalah hal-hal yang perlu dilakukan ketika terjadi gempa bumi:

1. Ketika berada di dalam rumah

- Jaga keamanan diri Anda dan anggota keluarga Anda - Lindungi diri Anda serta orang-orang terdekat Anda dari bahaya - Pastikan keselamatan Anda dan keluarga tetap terjaga - Jamin keadaan aman bagi Anda dan keluarga Anda - Jaga agar Anda dan keluarga berada dalam kondisi yang aman

a. Berlindung di bawah meja

Gempa bumi yang sangat hebat bisa terjadi dalam waktu kurang dari satu menit.

Selama masa itu, Anda perlu memastikan bahwa Anda dan anggota keluarga Anda dalam keadaan aman.

Segera berlindung di bawah meja, jika Anda sudah berada di bawah meja sebaiknya pegang erat-erat kaki meja tersebut.

Jika tidak memiliki meja, lindungi kepala Anda dengan bantal atau papan atau benda apa pun yang mampu mencegah benturan.

Selain itu, Anda juga dapat berlindung di bawah kerangka pintu.

b. Segera matikan kompor/tungku.

Jika terjadi api yang menyala, segera padamkan.

Membiasakan diri mematikan semua sumber bahan bakar meskipun hanya terjadi gempa bumi dengan skala kecil.

Berteriaklah kepada orang lain untuk segera memadamkan api juga.

Karena unit pemadam kebakaran tidak mampu memberikan bantuan dalam situasi gempa bumi.

Oleh karena itu, setiap individu diharapkan berupaya sekuat mungkin dalam memadamkan api.

Ini sangat penting agar kerusakan yang terjadi akibat gempa bumi sekecil mungkin.

c. Jangan merasa khawatir dan segera keluar rumah dengan tenang

Saat terjadi gempa bumi, kaca rumah, atap, seng, dan bahan lainnya dapat jatuh, serta kemungkinan pagar atau dinding pembatas akan runtuh, jadi waspadalah saat keluar dari rumah.

Selain itu, periksa juga apakah ada anggota keluarga yang cedera, jika ada segera berikan pertolongan pertama;

Hubungi atau mintalah bantuan jika terjadi cedera berat pada diri Anda atau di sekitar Anda.

2. Saat berada di luar rumah

Saat berada di luar rumah, lindungi kepala Anda, serta hindari bahan-bahan yang berisiko.

Perhatikan dengan hati-hati bangunan yang runtuh seperti balok beton, genteng, kaca, serta jatuhan dinding atau pagar tembok.

Hindari pohon-pohon besar dan kabel listrik, serta berpindahlah ke area yang terbuka.

3. Saat berada di pusat perbelanjaan, bioskop, atau pasar

Jangan khawatir atau menyebabkan kekacauan.

Kecemasan muncul secara utama di tempat-tempat ramai di mana banyak orang berkumpul, seperti di pusat perbelanjaan, bioskop, dan pasar.

Jika Anda berada di salah satu lokasi tersebut saat terjadi gempa bumi, segera ikuti petunjuk dari petugas yang sedang bertugas, seperti karyawan atau penjaga.

Jika terjadi kebakaran, area sekitar akan diisi dengan asap yang tebal.

Pada saat itu Anda diminta untuk membungkuk, sehingga Anda tidak akan menghirup asap, dan segera lakukan penyelamatan diri.

4. Saat berada di dalam gedung bertingkat

Jika Anda sedang berada di dalam sebuah bangunan bertingkat (tingkat I, II, dan seterusnya), jangan kaget jika terdengar bunyi tanda bahaya terus-menerus atau listrik padam.

Biasanya, bangunan bertingkat dilengkapi dengan sistem darurat yang akan segera beroperasi secara otomatis ketika terjadi gempa bumi.

Elevator dan tangga berjalan akan berhenti di lantai terdekat.

Berikut beberapa hal yang perlu Anda lakukan antara lain:

- Berlindunglah di bawah benda yang kokoh, seperti meja.

- Hindari jendela agar terhindar dari pecahan kaca.

- Tetap berada di lantai yang sama, jangan naik maupun turun.

- Jangan menggunakan lift atau tangga berjalan.

5. Saat berada di dalam perjalanan menggunakan kereta api

a. Tetaplah berpegang pada hal yang aman

Genggam kuat tiang pembatas atau sandaran kursi, sehingga Anda tidak akan jatuh ketika terjadi pengereman mendadak.

Bersikaplah tenang dan ikuti petunjuk yang diberikan oleh petugas.

6. Saat sedang dalam perjalanan menggunakan mobil

Bergerak ke kiri dan segera berhentikan kendaraan Anda.

Selain itu, jangan berhenti di wilayah yang dilarang.

Saat terjadi gempa bumi besar, Anda akan merasakan kendaraan Anda seperti ban yang kehilangan tekanan, sehingga sulit dikendalikan dan mengemudi menjadi lebih rumit.

Jauhkan diri dari persimpangan, arahkan kendaraan Anda ke sisi kiri jalan dan berhenti.

Jangan berhenti di bawah maupun di atas jembatan, serta jangan coba melewati jembatan tersebut.

7. Saat berada di daerah pegunungan atau di sekitar laut

Kemungkinan besar terjadinya tanah longsor akan terjadi di daerah pegunungan, bukit, dan lereng yang curam.

Segera lari ke wilayah yang aman, yaitu area terbuka yang datar.

Di wilayah pesisir, gempa bumi dapat memicu terjadinya gelombang tsunami.

Oleh karena itu, selain waspada terhadap risiko keruntuhan bangunan, Anda juga perlu memperhatikan arah pantai.

Jika terdapat tanda-tanda kenaikan gelombang, segeralah pergi ke tempat yang tinggi yang sebelumnya sudah Anda ketahui dengan baik.

8. Jangan memasuki struktur yang telah terkena dampak gempa bumi

Ini disebabkan oleh kemungkinan masih adanya sisa-sisa bangunan yang rusak.

9. Mendengarkan informasi.

Mengikuti informasi mengenai gempa bumi melalui radio (jika terjadi gempa lanjutan).

Jangan cepat terpengaruh oleh isu atau informasi yang tidak memiliki sumber jelas.

10. Mengisi formulir yang disediakan oleh lembaga terkait guna menilai tingkat kerusakan yang terjadi

11. Jangan khawatir dan jangan pernah lupa untuk selalu berdoa kepada Tuhan Yang Maha Esa guna menjaga keamanan dan keselamatan kita semua.

(Erfa News/Ind/Tribunnews.com/Kristina Wulandari)

Baca Berita Lainnya di: Google News

Ikuti Channel WhatsApp Tribun Manado, Trheads Tribun Manado, dan Google News Tribun Manado untuk mendapatkan informasi terbaru mengenai berita terpopuler lainnya.

Posting Komentar

0 Komentar

Posting Komentar (0)
3/related/default